Kegiatan Pelatihan Pembuatan Sabun digelar di Pondok Pesantren Anwarul Huda yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 November 2019. Para santri sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut yang dimulai pada siang hari dan berakhir hingga sore pukul 17.00 wib. Pemateri merupakan salah satu ahli farmasi dari Universitas Brawijaya mempunyai keahlian dalam meracik beberapa kosmetik, sampo, pembersih wajah, dan juga sabun dengan menggunakan bahan-bahan alami yang aman dan bersertifikat.

Pada sesi awal, pemateri memaparkan berbagai bahan-bahan yang digunakan berdasarkan kandungan dan fungsinya serta proses pembuatan produk. Sekain itu, pemateri juga memberikan wawasan terkait bahan-bahan yang berbahaya jika digunakan dalam kosmetik, sabun, dan sebagainya. Hal ini dapat ditemukan pada produk-produk yang bahkan sudah terkenal dan banyak digunakan oleh masyarakat. Dengan menggunakan bahan herbal, maka konsumen pastinya akan terhindar dari efek samping buruk dari penggunaan. Banyak keuntungan yang didapatkan dengan produksi sabun herbal, selain kandungan yang aman juga nilai ekonomis serta bias membuat sesuai dengan keinginan seperti dari pola warna kandungan baunya, bahkan juga pola bentuknya.

Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan sabun

Pemateri tidak hanya menyampaikan wawasan dalam pembuatan sabun herbal saja, melainkan juga langsung mengajak para santri untuk langsung praktik membuatnya. Dengan beberapa alat dan bahan yang telah disiapkan, pemateri menjelaskan dengan sabra dan telaten, mengingat para santri yang notabene sedikit aneh dengan istilah-iostilah bahan yang disebutkan dalam Bahasa ilmiah sains. Proses pembuatan dimulai dengan mencampurkan beberapa bahan yang telah disiapkan hingga pada proses penuangan hasil campuran pada kotak cetakan yang telah disediakan. Untuk mempermanis tampilan, pemateri menggunakan beberapa campuran warna dan juga sentuhan pola bentuk pada bagian atas. Pemateri juga menyebutkan bahwa bagian atas juga dapat diberikan biji kopi atau bunga yang telah kering untuk menambah aroma pada sabun.

Praktik pembuatan sabun

Dari kegiatan yang telah dilaksanakan, santri mendapatkan edukasi dalam proses pembuatan sabun herbal beserta kandungan yang tidak berbahaya. Pembuatan sabun herbal dapat mendatangkan nilai ekonomis jika dilanjutkan untuk menjadi sebuah bisnis, akan tetapi harus mengurus izin kepada pihak terkait sehingga tidak masalah apabila hanya digunakan kepada kalangan sendiri. Kegiatan ini insyaaalh akan difollow up untuk mempelajari pembuatan produk lainnya seperti sampo, sabun cuci muka, bahkan kosmetik. Demikian kegiatan yang insyaallah bermanfaat dan barokah ini terus diadakan dan diupayakan demi melengkapi soft skill santri di era 4.0 sesuai jargon yang telah diresmikan pada hari santri, yaitu PP Anwarul Huda GO Mandiri. Santri hebat, berdikari dan mandiri.

Oleh: Gagas

Editor: Moh. Bastomi

Bagikan:
Categories: BERITA ACARA

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!